Setiap indivitu, tak terkecuali ibu hamil, pasti memiliki makanan favorit masing-masing. Terkadang, makanan kesukaan ini dapat membuat seorang ibu hamil mengidam untuk mengonsumsinya.

Terlebih, hormon ibu hamil memang membuat bunda ingin makan dengan jumlah yang lebih banyak daripada biasanya. Tak jarang, para bunda yang sedang hamil ini juga ingin mengonsumsi makanan yang cenderung tidak sehat seperti junk food pada malam hari.

Pola Makan Ibu Hamil

Meskipun demikian, sebaiknya bunda yang sedang hamil tidak sembarang pilih makanan ya. Sebab bila ibu hamil mengonsumsi makanan yang tidak sehat, janin tidak akan mendapatkan nutrisi dengan baik.

“Junk food tidak menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan dari tubuh janin, termasuk otak, tulang, sistem imun, dan organ mereka”, jelas Carley Mendes, seorang ahli gizi prenatal, dikutip dari TheBump. Maka dari itu, Bunda perlu lebih selektif lagi agar pola makan dapat terjaga dengan baik.

Tak hanya untuk menjaga kesehatan bunda, ternyata pola makan ibu hamil juga penting karena dapat memberikan pengaruh bagi bentuk wajah ketika anak sudah lahir nanti, lho.

Beberapa waktu yang lalu, hasil penelitian yang dirilis dalam jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa terdapat kaitan yang sangat kuat antara pola makan yang dipilih oleh ibu hamil dan pengaruhnya terhadap fitur wajah anaknya.

Pola Makan Bumil Tentukan Bentuk Wajah Anak

Hal ini dapat terjadi karena tingkat protein pada pola makan ibu hamil dapat mempengaruhi bentuk wajah sang anak melalui sinyal yang bernama mTORC1 (protein kompleks yang berfungsi sebagai sensor nutrisi, energi, dan redoks, serta mengontrol sintesis protein).

Dalam wawancara dengan sebuah portal, para peneliti mengatakan gen dari mTORC1 ini secara langsung mempengaruhi bentuk kraniofasial embrio. Kraniofasial adalah istilah medis untuk tengkorak dan tulang wajah.

BACA JUGA  Mau Istri Happy Ketika Sedang Hamil? Para Suami Harus Baca Ini

“Kami menemukan bahwa modulasi tingkat protein dalam makanan ibu hamil mengatur aktivitas mTORC1, sehingga menghasilkan perubahan halus namun nyata pada bentuk kraniofasial embrio”, jelas para peneliti tersebut, dikutip dari Earth.

Modulasi inilah yang membuat perbedaan pada fitur wajah setiap orang, menunjukkan adanya pengaruh antara pola makan, genetika, dan perkembangan embrio. Sehingga, setiap anak akan memiliki fitur wajah yang sedikit berbeda dengan orang tua dan saudara – sekalipun merupakan saudara kembar.

Menurut para peneliti tersebut, ibu hamil dengan diet tinggi protein akan membuat anaknya nanti lahir dengan garis rahang yang lebih tajam dan hidung yang lebih besar. Sementara, ibu hamil yang mengonsumsi makanan dengan rendah protein akan membuat si kecil memiliki fitur wajah yang lebih tirus dan lancip.

Apabila seorang ibu hamil tidak mengatur pola makan dengan baik, kesehatan bayi yang akan dilahirkan juga terpengaruh. Mengutip News18, peneliti pada University of South Australia menyimpulkan bahwa anak laki-laki dari ibu hamil yang obesitas juga akan lahir dengan berat badan yang berlebih.

Tidak hanya itu, para bayi tersebut juga memiliki risiko lebih tinggi dalam mengalami komplikasi metabolik di masa depan, seperti diabetes atau berlemaknya hati.

Penting untuk bunda catat bahwa jenis makanan yang dipilih oleh ibu hamil ini memiliki pengaruh besar terhadap bentuk wajah anak nanti ketika lahir. Oleh karena itu, ingat kembali mengenai anak saat buda mengidam makanan-makanan tertentu yang tidak sehat, ya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.