Dalam artikel sebelumnya, yaitu 3 Cara Anak Bisa Lebih Tinggi daripada Ayah-Bundanya, ada disebutkan tentang Vitamin D dan Kalsium sebagai mikronutrien penting untuk pertumbuhan tinggi badan. Kali ini, kita coba bedah lebih lengkap ya.

Butuh Kalsium dan Vitamin D Lebih Banyak

Kalsium dibutuhkan untuk melakukan pembentukan serta pemeliharaan sel-sel tulang dan gigi sehingga tinggi badan menjadi optimal. Tentunya meski demikian, konsumsi kalsium tetap tidak boleh berlebihan. Jika ingin tinggi, ayah-bunda cukup memenuhi kebutuhan kalsium harian pada si kecil.

Pada dasarnya susu sudah mengandung kalsium cukup banyak. Kalsium dalam satu gelas susu sapi mencapai 275–300 mg dan 330 mg untuk satu cangkir susu kambing. Sehingga tidak sulit membuat susu murni biasa menjadi susu dengan kadar tinggi kalsium. Makanya banyak beredar susu tinggi kalsium.

Seiring dengan banyaknya kalsium yang diharapkan untuk diserap oleh tubuh dari makanan, maka kita juga perlu untuk menambahkan Vitamin D yang membantu tubuh dalam penyerapan tersebut. Selain menjaga kesehatan tulang, Vitamin D juga menjaga sistem kekebalan tubuh, dan fungsi seluler yang optimal.

Susu Tinggi Kalsium untuk Tulang

Secara umum, susu baik untuk tulang karena meminum susu secara rutin dapat membuat tulang menjadi lebih padat dan kuat sehingga mengurangi kemungkinan tulang rapuh (osteoporosis) di masa mendatang.

Susu dengan kadar kalsium yang lebih tinggi akan optimal penyerapannya oleh tubuh ketika diminum pada waktu yang tepat, yaitu di pagi hari, malam hari sebelum tidur, dan setelah berolahraga. Sebagian orang meminum susu peninggi badan di pagi hari sebagai nutrisi dan energi sebelum menjalankan berbagai aktivitas.

BACA JUGA  Kenali Tanda-Tanda Gangguan Pendengaran pada Anak dan Tips Penanganannya

Susu saja tidak cukup menjadi andalan untuk menjadi lebih tinggi. Harus diikuti dengan olahraga yang memacu pertumbuhan tinggi badan, serta tidak begadang alias harus istirahat/tidur yang cukup.

Makanan yang Mengandung Kalsium dan Vitamin D

Berikut beberapa bahan makanan-minuman kaya kalsium yang cukup murah dan mudah dicari: ikan, bayam, brokoli, tahu, susu kedelai, alpukat, dan jeruk. Tidak perlu mencari bahan makanan mahal yang bikin kantong bolong. Anda bisa memenuhi kebutuhan kalsium dari bahan makanan yang mudah ditemukan dan murah.

Vitamin D bisa didapatkan dari beberapa jenis makanan laut, jamur miatake, kuning telur, susu kedelai, dan juga oatmeal. Tidak heran kita disarankan untuk sengaja memaparkan diri dengan sinar matahari sebelum jam 10 pagi. Proses pembentukannya dimulai ketika kulit terpapar sinar matahari ultraviolet B (UVB), yang merangsang konversi kolesterol di dalam kulit menjadi prekursor vitamin D3 (kolekalsiferol). Vitamin D3 adalah bentuk vitamin D yang paling alami dan umum dihasilkan oleh tubuh manusia.

Vitamin D juga dapat diperoleh dengan meminum suplemen Vitamin D3. Ada banyak merek tersedia di pasaran untuk produk ini.

Referensi

  • https://www.blibli.com/friends/blog/perbedaan-vitamin-d-dan-d3-07/

Awal Cemerlang adalah platform yang berfokus pada topik parenting & pengasuhan anak usia 2-7 tahun. Kami berharap bisa membantu para ayah-bunda dalam pengasuhan agar si kecil bisa merasakan masa-masa “awal” yang benar-benar “cemerlang”. Lewat website awalcemerlang.com dan social media, kami berbagi tips, cerita, dan info seru lainnya. Follow social media kami di IG @awalcemerlang dan Tiktok @awalcemerlang 😊 Gabung juga di WAG Komunitas Awal Cemerlang.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.