Ini adalah hal-hal dasar yang wajib diketahui oleh laki-laki dalam menjalankan perannya sebagai suami. Ada saja laki-laki yang ketika berakad nikah belum mengetahui kewajiban-kewajiban suami kepada istri. Namun, sesungguhnya hal-hal ini bisa dipelajari dan dibiasakan sembari belajar menjadi suami yang lebih baik dari waktu-waktu.

1 Mahar Kawin

Mahar kawin adalah milik si perempuan (istri). Mahar kawin bisa disegerakan boleh juga dicicil selama persetujuan si perempuan (istri). Apabila ekonomi keluarga sedang sulit dan membutuhkan uang kontan, maka mahar boleh dijual selama diizinkan oleh istri. Jika istri tidak ridha, maka tidak boleh dijual.

2 Memberi Nafkah Layak Sesuai Kemampuan

Layak atau tidaknya ini juga dipengaruhi dan ditentukan oleh si istri sendiri. Baik latar belakang sosial-ekonomi dari orang tua si perempuan, maupun dari kebutuhan, keinginan, dan harapan hidup istri saat ini. Jadi, dikembalikan juga kepada keikhlasan dan keridhoan istri untuk menerima nafkah dari suaminya.

Di antara yang disebut sebagai nafkah fisik adalah makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Sementara nafkah batin yaitu “menggauli istri secara baik”.

Baca Juga: Yang Bisa Dilakukan Perempuan Ketika Suaminya Tidak Memberi Nafkah.

3 Menggauli Istri secara Baik

Di antara cara-cara menggauli istri dengan baik adalah tidak menjadikan istri sebagai satu-satunya yang mengurus rumah dan anak. Ada kebaikan dan keutamaan ketika seorang suami berkontribusi pada urusan-urusan domestik rumah tangga.

Hal lain yang sering menjadi sorotan adalah bagaimana suami sebagai seorang anak laki-laki dari seorang Ibu, dapat menjalankan perannya juga secara adil dan seimbang, yaitu sebagai suami dari seorang perempuan. Mengapa harus bersikap adil dan seimbang? Karena ketidakadilan dapat membawa istri kepada tuntutan perceraian.

BACA JUGA  Beban Berat Seorang Ayah demi Keluarga

Dari Prof Quraish Shihab: “Tapi ada (saja) orang yang tidak bijak menjawab begini, istri bisa diganti tapi ibu tidak bisa. Menurut saya itu salah. Istri dan ibu bukanlah pilihan. Keduanya mempunyai peran yang berbeda, tidak perlu membanding-bandingkan, tidak perlu juga harus saklek memilih salah satu karena dua-duanya punya porsi masing-masing.”

Perempuan adalah ciptaan yang butuh mengekspresikan dirinya sebanyak 20.000 kata dalam sehari. Berbeda dengan laki-laki yang kurang lebih hanya 8.000 kata per hari. Oleh karena itu, para suami hendaknya mendengarkan keluh-kesah, curhat, dan berbagai bentuk obrolan lain dari istrinya. Dan yang pertama dan utama dari mendengarkan dengan penuh perhatian adalah empati. Inilah yang harus dimiliki oleh para suami.

Terakhir, sebagai makhluk yang serba cepat sat-set bat-bet, hendaknya para suami bersabar dalam menghadapi kerumitan dan kelambanan istrinya. Sebagai pemimpin keluarga, hendaknya para suami/ayah tidak gegabah dalam mengambil tindakan. Referensi: Suami Harus Sabar Menghadapi Istri.

4 Menjaga Istri dari Dosa

Jika diurut berdasar prioritas, maka dosa paling utama datang dari hal-hal yang bersifat wajib. Bicara ibadah kepada Allah sang pencipta, maka kita kembali ke Rukun Islam yang 5, yaitu:

  1. Bersaksi 2 kalimat syahadat
  2. Shalat 5 waktu
  3. Puasa Ramadhan
  4. Membayar zakat fitrah dan maal
  5. Ziarah Haji ke baitullah

Sementara bila ada kekeliruan dalam keyakinan dan pemahaman, maka kembali pada Rukun Iman yang 6 itu, yaitu:

  • Iman kepada Allah subhanahu wa ta’ala
  • Iman kepada Malaikat-Malaikat
  • Iman kepada Kitab-Kitab (tidak hanya Al-Qur’an)
  • Iman kepada para Rasulullah (Isa Alaihissalam termasuk salah satu rasul)
  • Iman kepada Hari Akhir
  • Iman kepada Qada dan Qadar (Takdir)

5 Kewajiban Material Suami Kepada Istri

Jadi, apa saja kewajiban suami kepada istri dalam wujud materi atau benda fisik? Di antara yang wajib adalah makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Mengingat ketiganya merupakan barang yang diperjual-belikan dan suami-istri bisa membelinya, maka kewajiban material ini bisa berupa alat tukar, yaitu uang untuk membeli ketiga barang tersebut.

BACA JUGA  Masalah Keluarga yang Sering Terjadi dan Bagaimana Ayah-Bunda Bisa Mencegahnya

Baca Juga: 6 Tips Romantis Suami-Istri.

Demikian di antara kewajiban-kewajiban suami kepada istri: memberi mahar kawin, memberi nafkah yang layak sesuai kemampuan, menggauli istri dengan baik, dan menjaga istri dari dosa.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.