anak perempuan kecil sedang bermain balok

Tumbuh kembang anak ada di berbagai bidang. Awal Cemerlang fokus kepada 5 jenis: kognitif, emosional, fisik, bahasa, dan sosial. Berdasar 5 kelompok tersebut, mari kita ulas tentang tumbuh anak yang terlambat dan bagaimana cara mengantisipasinya.

Tanda-tanda Tumbuh Kembang yang Terlambat

Tanda-Tanda Keterlambatan Kognitif

  • Tidak mampu memberi respons atau mencari sumber suara pada usia 6 bulan.
  • Tidak mengetahui fungsi benda umum seperti sisir, telepon, atau sendok pada usia 2 tahun.
  • Tidak dapat mengikuti instruksi sederhana pada usia 2 tahun.
  • Kesulitan mengingat sesuatu.

Tanda-Tanda Keterlambatan Fisik

Pada keterlambatan tumbuh kembang secara fisik, tanda-tandanya di antaranya adalah anak tanpa sadar bersikap ceroboh. Umumnya, anak akan tampak ceroboh (clumsy) akibat tidak mampu menggenggam barang dengan baik karena kurang baiknya koordinasi antara mata dan tangan.

Sebab Tumbuh Kembang Bisa Terlambat

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko keterlambatan perkembangan adalah faktor genetik/kromosom (seperti Sindrom Down), kelahiran prematur, infeksi selama kehamilan, serta kurangnya stimulasi dari lingkungan.

Gangguan atau infeksi susunan saraf seperti palsi serebral atau CP, spina bifida, sindrom Rubella juga dapat menyebabkan terlambatnya tumbuh kembang pada anak.

Kurangnya asupan gizi juga dapat menghambat pertumbuhan anak, misalnya kekurangan nutrisi (malnutri) dapat menyebabkan kependekan. Kekurangan protein, khususnya protein hewani menyebabkan tubuhnya kekurangan ‘bahan baku’ untuk regenerasi sel.

Pentingnya Istirahat yang cukup. Kekurangan tidur yang cukup dapat mengganggu produksi hormon pertumbuhan dan mempengaruhi proses regenerasi sel. Keduanya dilakukan oleh tubuh pada malam hari. Pastikan Si Kecil mendapatkan waktu tidur yang cukup untuk mendukung pertumbuhan mereka. Buat anak cukup merasa lelah beraktivitas pada siang hari sehingga tidak susah tidur pada malam harinya.

BACA JUGA  Speech Delay dan Terlambat Berbahasa pada Balita

Cara Mengejar Keterlambatan Tumbuh Kembang

Berat badan pada tiap usia anak merupakan salah satu indikator tumbuh kembang. Jika berat badan tidak mencukupi, salah satu cara mengejarnya adalah dengan pemberian susu pada anak. Tentu susu adalah cara instan. Sebisa mungkin, kenali makanan favorit anak sehingga lewat menu tersebut, ayah-bunda bisa memberikan kuantitas yang lebih demi mengejar berat badan si kecil.

Cara Mencegah

Batasi Waktu Bermain Gadget

Alihkan dengan aktivitas fisik khususnya di luar rumah. Selain untuk perkembangan ototnya, lelah bermain di siang hari juga baik agar tidurnya lelap di malam hari. Ingat, malam hari adalah waktunya hormon pertumbuhan menyebar ke seluruh tubuh serta regenerasi sel.

Baca Buku Bersama

Selain membangun quality time, membaca buku bersama melatih kognitif anak dalam mendengarkan, menyimak, melihat, mengenali gambar maupun bentuk, serta menyambung syaraf demi syaraf di dalam otaknya, dan berbagai manfaat kognitif lainnya.

Tentu tidak terpaku pada membaca buku berdua saja. Tetapi juga lewat bermain dengan anak, maupun intensif berkomunikasi dengan anak. Intinya adalah memberikan rangsangan yang diterima mata maupun telinganya untuk diteruskan ke kognitifnya.

Konsultasi dengan Dokter Anak

Sekali dalam dua tahun, cobalah berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Meskipun anak tampak sehat, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter anak. Jika anak sehat dan on track dalam tumbuh-kembangnya, berarti alhamdulillah. Jika ditemukan suatu tanda-tanda keterlambatan tumbuh kembang, setidaknya dapat diketahui lebih awal.

Gizi dan Tidur yang Cukup

Terutama zat pembangun seperti protein, khususnya protein hewani. Zat pembangun bekerja meregenerasi sel pada malam hari saat tidur. Oleh sebab itu, tidur harus on time, maksimal jam 9 malam di Indonesia agar dapat bangun paling awal jam 5 pagi – boleh lebih.

BACA JUGA  Indikator Tumbuh Kembang Anak yang Perlu Dipantau Secara Rutin

Demikian bahasan kita kali ini mengenai tumbuh kembang yang terlambat pada anak, meliputi tanda-tandanya, sebab-sebabnya, cara mengejar ketertinggalan tersebut, hingga cara mencegahnya.

Awal Cemerlang adalah platform yang berfokus pada topik parenting & pengasuhan anak usia 2-7 tahun. Kami berharap bisa membantu para ayah-bunda dalam pengasuhan agar si kecil bisa merasakan masa-masa “awal” yang benar-benar “cemerlang”. Lewat website awalcemerlang.com dan social media, kami berbagi tips, cerita, dan info seru lainnya. Follow social media kami di IG @awalcemerlang dan Tiktok @awalcemerlang 😊 Gabung juga di WAG Komunitas Awal Cemerlang.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.