Ayah bukan superman dan hanya manusia biasa yang nggak selalu kuat memanggul beban hidup. Ayah boleh merasa lelah dan butuh waktu untuk istirahat sejenak.

Kewajiban Ayah menurut Undang-Undang

Daftar berikut memuat kewajiban ayah yang jika tidak dilaksanakan, akan diberikan sanksi oleh negara:

  1. Mengasuh, memelihara, mendidik dan melindungi anak
  2. Menumbuhkembangkan anak sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatnya
  3. Mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak
  4. Memberikan pendidikan karakter dan penanaman nilai budi pekerti pada anak
  5. Dilarang menelantarkan dan wajib memberikan kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan anak.

Peran Ayah di dalam Keluarga

  1. Pelindung Keluarga
  2. Menjadi Contoh bagi anggota keluarga
  3. Motivatornya istri dan anak-anak
  4. Menjadi Pendengar yang Baik untuk anggota keluarga yang lain
  5. Membuat Aturan di dalam keluarga

Sehingga, tidak heran jika berbagai kewajiban dan peran tersebut membuat ayah sebagai kepala keluarga merasakan beban berat.

Beban di Pundak Ayah yang Tidak Terlihat

Berikut ini adalah beban-beban berat di pundak ayah, yang seringkali tidak terlihat oleh pihak-pihak lain:

  • Khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga
  • Tidak ada teman sesama ayah untuk saling sharing
  • Merasa serba salah ketika istri tidak akur dengan orang tua – terutama dengan ibu
  • Takut gagal menjadi ayah dan suami yang baik
  • Stress karena beban pekerjaan
  • Tidak sempat memikirkan diri sendiri
  • Krisis keuangan – merasa dipermalukan ketika tidak punya uang
  • Merasa tidak aman (insecure) setelah melihat pencapaian ayah-ayah lainnya

Referensi:

BACA JUGA  Cara Menyenangkan Suami Menurut Islam

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.