Tidak perlu menunggu anak-anak menjadi dewasa untuk diajarkan perilaku baik atau sikap baik. Anak adalah pembelajar yang cepat. Jadi diajarkan apa saja akan bisa diserap dengan mudah. Ini penting supaya anak mampu membawa dirinya lebih sopan dan penting bagi kehidupannya kelak.

Ingat bahwa mengganti sikap/perilaku yang terlanjur tertanam bahkan menjadi kebiasaan adalah tidak mudah.

Ada keuntungannya jika anak sudah memiliki sikap baik atau perilaku baik sejak dini, di antaranya adalah harga dirinya meningkat di hadapan orang-orang di sekitarnya, sehingga dia juga akan dihargai lebih dalam kehidupan sosialnya,

Berikut ini adalah dasar-dasar perilaku baik atau sikap baik yang harus dimiliki oleh anak-anak:

1 Mengucapkan Maaf, Tolong, dan Terima Kasih

Terutama saat hendak meminta atau setelah menerima sesuatu. Ajari anak kapan dan di mana harus meminta maaf. Ini merupakan salah satu cerminan empati, yang dapat memengaruhi sikap tulusnya nanti.

2 Meminta Izin Sebelum Mengambil Barang Apa Pun yang Bukan Milik Mereka

Bahkan termasuk barang orang terdekatnya, seperti Bunda. Mereka juga harus diajarkan untuk mengembalikan barang yang telah dipinjam, dengan ucapan terima kasih yang sopan.

Seringkali ada makanan di atas meja atau di kulkas, yang disangka milik bersama dan boleh dimakan tanpa permisi kepada siapapun. Padahal, untuk makanan atau minuman, tetap harus bertanya dan mohon izin terlebih dahulu. Karena makanan/minuman sifatnya pribadi.

3 Mengucapkan ‘permisi’

Sesungguhnya, kata-kata semisal permisi ada banyak, mulai dari ‘excuse me’, punten (sunda), nuwun sewu (jawa), tabe’ (bugis), dll merupakan etika global di mana-mana.

BACA JUGA  Ketika Anak Meledak di Tempat Umum: 4 Rahasia Ampuh Mengatasi Anak Tantrum

Anak-anak pada dasarnya tidak sabar, jadi mereka harus diajari untuk mengatakan ‘permisi’ dan meminta izin untuk berbicara. Mereka juga harus tahu kapan dan bagaimana memulai percakapan tanpa menyela siapa pun.

4 Tidak Mengolok-olok Orang Lain

Sikap menghargai orang lain harus diajarkan sejak dini, terutama untuk mencegah anak melakukan tindakan bullying. Mereka harus diajari bahwa tidak sopan melukai perasaan orang lain dengan mengolok-oloknya. Olok-olok adalah permulaan dari bullying (perundungan).

5 Menunjukkan Rasa Hormat Kepada Siapa Saja

Kepada orang yang usianya lebih tua, terutama lansia, anak harus diajari pentingnya bersikap hormat dan sopan. Ajarkan anak untuk menunjukkan sikap yang baik kepada orang tua, kakek nenek, guru, dan orang dewasa lainnya yang mereka temui. Anak akan tahu bahwa menunjukkan rasa hormat pada orang yang lebih tua merupakan sikap yang baik.

Tidak hanya itu. Rasa menghargai juga ditujukan kepada yang lebih muda. Bukan karena mereka lebih muda secara usia daripada kita, maka kita lantas berhak untuk mengolok-olok, merundung, menyepelekan, dan berbagai sikap tidak menghormati orang lain.

6 Menjadi Tamu yang Sopan

Tak cuma di rumah sendiri, jangan lupa ajarkan juga anak untuk bersikap baik dan sopan di rumah orang lain. Misalnya saat ia pergi bermain ke rumah temannya.

Anak harus tahu bagaimana menyesuaikan diri dengan keluarga lain, misalnya dengan tidak berucap kasar tentang makanan yang disajikan dan tidak berperilaku sembarangan. Tidak mengomentari tempat tinggal orang lain (kecil, kotor, berantakan, dll).

Mereka juga harus diajari untuk menyapa pemilik rumah (contoh: orang tua temannya) terlebih dahulu, saat mengunjungi rumah mereka.

7 Mengapresiasi Anak

Kini, giliran anak yang harus diapresiasi oleh ayah-bunda dan orang dewasa lainnya. Meski terkesan biasa, ini dapat mendorong anak untuk bersikap lebih baik lagi.

BACA JUGA  Rahasia Terbaru! Mengatasi Kebiasaan Playing Victim oleh Si Kecil dengan 10 Tips Ampuh Ini!

Demikian contoh-contoh sikap baik atau perilaku baik yang sudah sepatutnya diajarkan kepada anak-anak. Selain itu, tidak kalah pentingnya apresiasi kepada mereka yang sudah menerapkan sikap baik maupun perilaku baik tersebut. Supaya ke depannya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.