Hidangan khas Lebaran di berbagai daerah di Indonesia mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi kuliner yang mengagumkan. Setiap daerah memiliki hidangan istimewa yang menjadi kebanggaan dan bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri. Dari Aceh hingga Madura, kita dapat menemukan ragam makanan lezat yang menjadi simbol kebersamaan, keramahtamahan, dan kegembiraan saat merayakan momen bersejarah ini.

Artikel ini tidak membahas kuliner yang popularitasnya me-nasional, apalagi mendunia seperti Rendang (versi CNN No.1 tahun 2017 dan No.11 tahun 2021) serta Batagor (versi TasteAtlas tahun 2023)

Keanekaragaman kuliner ini menjadi saksi betapa Indonesia tidak hanya kaya akan keindahan alam dan budaya, tetapi juga kekayaan rasa yang memperkaya pengalaman gastronomi kita.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini tim Awal cemeerlang telah rangkum dari berbagai sumber kumpulan makanan khas Lebaran di berbagai daerah di Indonesia dan dunia:

Indonesia

1 Gulai Anam (Palembang)

Di Palembang, gulai anam atau opor ayam menjadi hidangan wajib saat Lebaran tiba. Ayam bumbu anam memiliki tekstur dan warna mirip gulai, namun kuahnya lebih kental dan berwarna kuning karena menggunakan kecap manis. Daging ayam direbus terlebih dahulu lalu dimasukkan ke dalam kuah santan kental dengan tambahan beberapa bumbu khas Palembang. Hidangan ini sering disantap bersama ketupat.

2 Lemang (Jambi)

Lemang adalah makanan tradisional yang sering disajikan masyarakat di Jambi saat Hari Raya Idul Fitri. Terbuat dari beras ketan yang digulung dengan daun pisang, kemudian dimasukkan ke dalam bambu panjang dan dibakar hingga matang. Lemang bukan masakan khas Jambi, namun telah menjadi panganan yang sangat dikenal di daerah tersebut. Lemang enak disantap dengan hidangan daging berbumbu semisal semur daging. Lemang juga populer di Malaysia dan sebagian wilayah Sumatra

BACA JUGA  Penyakit-penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Wajib Anda Waspadai

3 Semur Daging (Jakarta)

Semur daging adalah hidangan daging rebus yang diolah bersama kuah cokelat pekat berbahan dasar kecap manis, bawang merah, bawang bombai, pala, dan cengkih. Kuah semur terbuat dari kecap manis dari kedelai hitam yang memberikan rasa khas pada hidangan ini. Semur bisa ditambahkan dengan kentang, tahu, tempe, telur, hingga ikan sesuai selera masyarakat di tiap daerah. Selain daging sapi, semur juga bisa menggunakan bahan lainnya.

4 Lontong Medan

Lontong Medan adalah hidangan khas Medan yang sangat populer selama perayaan Lebaran. Meskipun mirip dengan lontong sayur biasa, Lontong Medan memiliki kompleksitas rasa yang lebih tinggi karena penggunaan rempah-rempah yang lebih kaya. Biasanya disajikan dengan ketupat, hidangan ini juga dilengkapi dengan tambahan tauco sebagai bumbu yang memberikan rasa khas. Lontong Medan juga ditemani oleh telur sambal, sambal keripik kentang, bumbu rendang, dan kerupuk merah putih, menciptakan harmoni cita rasa yang memukau.

5 Kue Maksuba (Palembang)

Kue Maksuba adalah kue basah khas Kota Palembang yang menjadi primadona selama perayaan Lebaran. Kudapan ini memiliki cita rasa yang mirip dengan bolu kojo, namun dengan warna kekuningan dan garis-garis kehitaman di tengahnya yang menyerupai kue lapis. Selain menjadi hidangan istimewa saat Lebaran, Kue Maksuba juga memiliki makna simbolis yang dalam. Kue ini sering dijadikan hantaran saat pernikahan, diserahkan oleh pengantin kepada orang tua dan mertuanya sebagai ungkapan penghargaan dan rasa hormat.

6 Madumongso (Ponorogo)

Madumongso adalah kudapan khas Lebaran dari Ponorogo, Jawa Timur, yang memiliki cita rasa asam manis yang unik. Makanan ini terbuat dari beras ketan hitam yang difermentasi menjadi tape terlebih dahulu. Setelah proses fermentasi selesai, tape ketan tersebut ditambahkan dengan bahan-bahan lainnya dan dimasak hingga mengental seperti dodol. Madumongso biasanya dikemas dengan kertas minyak yang berwarna-warni. Konon, madumongso terinspirasi dari rasa kurma yang dirindukan oleh masyarakat Ponorogo saat melaksanakan ibadah Haji.

BACA JUGA  Tips Persiapan Arus Balik Lebaran

7 Tiliaya / Kue Lontar (Gorontalo)

Tiliaya adalah makanan khas Lebaran dari Gorontalo yang memiliki sejarah panjang dalam budaya kuliner daerah tersebut. Kue basah ini hanya disajikan pada upacara adat atau perayaan keagamaan tertentu, termasuk Lebaran. Kue tiliaya memiliki rasa manis yang khas. Nama “lontar” berasal dari bahasa Belanda “ronde taart” atau kue bundar, meskipun kesulitan pelafalan membuat masyarakat setempat menyebutnya sebagai kue lontar.

8 Burasa (Bugis)

Burasa adalah makanan khas Lebaran dari masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan. Hidangan ini mirip dengan lontong, terbuat dari beras ketan yang dimasak bersama santan, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan direbus hingga matang. Burasa sering disajikan bersama dengan coto Makassar atau ayam lengkuas saat perayaan Lebaran. Proses pembuatannya melibatkan memasak beras ketan dengan santan hingga menjadi nasi lembek, lalu dibungkus dengan daun pisang dan direbus.

8 Karasi (Wakatobi)

Dunia

Berikut ini beberapa hidangan khas lebaran (Ied Fitr) di beberapa negara dengan penganut Islam di dunia. Kalau Baklava (Turki) tidak usah dibahas ya, sepertinya sudah sangat mendunia.

9 Sher Kurma

Sher kurma adalah krim yang terbuat dari susu, bihun, kurma kering, dan almond.

10 Mutton Haleem (ala Hyderabad, India)

Hidangan ini merupakan rebusan daging kambing, lalu dicampur dengan bubur gandum, telur, dan bawang goreng. Resep aslinya cukup rumit pembuatannya karena banyak sekali jenis rempah-rempah yang digunakan.

11 Fesikh (Mesir, Palestina)

Sebagai dua negara dengan perairan yang luas, Mesir dan Palestina adalah surga untuk hidangan laut seperti Fesikh yang merupakan olahan ikan asap yang gurih dan lezat. Ikan ini difermentasi terlebih dahulu dengan es dan garam selama beberapa hari sebelum dimasak dengan cara diasapi atau teknik pengolahan lainnya.

BACA JUGA  Harmonisnya Shin Tae Yong Bersama Istri dan Anak-Anaknya

12 Lamb Ouzi (Yordania, UEA)

Lamb ouzi yang terdiri dari olahan daging kambing dan nasi berempah-rempah kerap muncul di meja sajian Ied Fitri-nya orang-orang semenanjung Arab, khususnya di Yordania dan Uni Emirat Arab.

Itulah beberapa makanan khas Lebaran yang populer dan nikmat dari beberapa negara. Ada yang pernah coba beberapa di antaranya? Semoga bisa menjadi inspirasimu untuk membuat salah satunya sebagai hidangan spesial Lebaran, ya!

Referensi:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.