Ada dua perbedaan signifikan antara Ramadhan dengan pasca lebaran: waktu makan dan makanan yang dimakan.

Kedua faktor tersebut menyebabkan munculnya gejala-gejala penyakit pasca merayakan hari raya lebaran. Di antaranya adakah:

Penyakit di Perut

Diare

Diare merupakan penyakit yang paling banyak menyerang usai hari Raya Idul Fitri. Penyakit ini dipicu oleh makanan asam, pedas, atau bersantan, terutama yang dikonsumsi secara berlebihan. Banyak orang yang tidak bisa mengatur pola makan dengan baik ketika lebaran. Cara mencegah penyakit diare adalah menjaga pola makan dan makanan yang dikonsumsi. Hindari, atau sulit karena situasi silaturahmi dengan keluarga besar, setidaknya kurangi makanan yang asam, pedas dan bersantan.

Sindrom Dispepsia

Sindrom ini juga tidak sedikit menyerang usai Idul Fitri. Penyebabnya, perubahan pola makan secara drastis dari 2x sehari selama Ramadhan menjadi tiba-tiba 3x sejak malam lebaran. Biasanya dipicu setelah makan makanan bersantan dan berbumbu pedas. Kuncinya lagi-lagi dengan mengatur pola makan.

Penyakit Kardiovaskular

Naiknya kadar gula darah

Kondisi ini muncul setelah terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Tidak bisanya mengontrol asupan makanan manis selama hari Idul Fitri dan beberapa hari setelahnya menimbulkan kadar gula darah terus-menerus tinggi dan bahkan berisiko hiperglikemia.

Naiknya kadar kolesterol

Meningkatnya kolesterol juga timbul sebagai akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak saat Idul Fitri seperti opor ayam, sambal goreng kentang, sayur labu, dan ayam goreng.

Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan kondisi medis berupa tekanan darah melebihi batas normal, yaitu di atas 120/80. Kondisi ini juga rentan terjadi selama lebaran karena konsumsi hidangan lebaran yang mengandung lemak dan garam tinggi secara berlebihan.

BACA JUGA  Kuliner Khas Lebaran dari Berbagai Daerah di Indonesia dan Dunia

Penting bagi setiap individu untuk mewaspadai penyakit setelah lebaran satu ini karena dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti penyakit ginjal, stroke, hingga gagal jantung.

Lain-Lain

Asam Urat

Penyakit asam urat atau gout adalah radang sendi yang disebabkan oleh menumpuknya kristal asam urat di dalam tubuh. Penyakit asam urat rentan kambuh saat lebaran karena konsumsi makanan yang mengandung asam urat secara berlebihan, seperti melinjo, kacang tanah, dan produk olahannya.

Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan atau faringitis merupakan peradangan yang terjadi di tenggorokan dan dengan rasa perih serta nyeri ketika menelan. Saat lebaran, penyakit ini sering kali terjadi karena konsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas, dingin, atau pedas secara berlebihan.

Lantas, bagaimana cara cegah radang tenggorokan pasca lebaran? Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit setelah lebaran satu ini, di antaranya:

  • Menghindari konsumsi makanan dan minuman terlalu dingin atau panas.
  • Minum air putih yang cukup untuk mencegah tenggorokan kering.
  • Membatasi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.

Cara Mencegah Timbulnya Gejala Penyakit Tersebut

Ada beberapa hal yang dapat di lakukan untuk mencegah timbulnya penyakit setelah lebaran, di antaranya:

  • Minum air putih yang cukup, yaitu kurang lebih 2 liter sehari.
  • Memperbanyak konsumsi sayur dan buah.
  • Membatasi konsumsi makanan berlemak dan tinggi gula.

Sesungguhnya puasa Ramadhan mengajarkan kita pola makan yang baik: atur jumlahnya, atur asupannya, dan atur frekuensinya. Jangan banyak gula, jangan banyak lemak.

Dan terapkan hadits Rasulullah, “Makanlah setelah lapar, dan berhentilah sebelum kenyang”.

Alangkah baiknya jika pola makan tersebut bisa kita teruskan di bulan-bulan selain  Ramadhan.

Referensi:

  • https://kabarsingaparna.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-3237953428/waspadai-beberapa-jenis-penyakit-ini-rentan-muncul-setelah-lebaran-ketahui-pula-pencegahannya?page=all
  • https://dinkes.mojokertokab.go.id/index.php/detail-artikel/penyakit-yang-menyerang-setelah-lebaran
BACA JUGA  Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif dari Keluarga Besar Saat Lebaran

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.