Setiap tahunnya, umat Muslim melaksanakan Lebaran dengan berbagai kegiatan. Baik di Indonesia maupun di negara-negara muslim lainnya di dunia. Namun, tahukah detikers ada beberapa tradisi lebaran yang unik dan menarik di berbagai belahan dunia?

Baca juga: Meriahnya Berbagai Tradisi Berlebaran di Indonesia.

Adu Pecah Telur Rebus di Afganistan

Tradisi Lebaran yang pertama adalah adu pecah telur. Tradisi ini dilakukan masyarakat Muslim di Afganistan. Umat Muslim di Afganistan saat Lebaran akan melaksanakan tradisi kuat-kuatan telur. Adapun perayaannya dilakukan dengan berkumpul di taman terlebih dahulu dan satu sama lain mencoba memecahkan telur rebus.

Festival Gula (Seker Bayram) di Turki

Berbeda dengan banyak negara yang biasanya memakan hidangan berat sewaktu Lebaran, umat Muslim di Turki justru memiliki tradisi Lebaran yang unik.

Saat Lebaran tiba, umat Muslim biasanya akan mengadakan seker bayram atau festival gula. Seker bayram atau festival gula di Turki sendiri biasa disebut sebagai penyebutan lain dari Hari Raya Idul Fitri.

Umat Muslim yang nanti melaksanakan tradisi festival gula ini akan mengantarkan manisan ke rumah-rumah tetangga terdekat setelah melakukan salam-salaman. Uniknya lagi, saat Lebaran, umat Muslim di Turki akan mengenakan pakaian khas bernama Bayramlik.

Pertunjukan Seni di Arab Saudi

Bagi umat Muslim di Arab Saudi, merayakan Lebaran tidak lengkap dengan pertunjukan seni. Saat Lebaran, seluruh umat Muslim di Arab Saudi akan berbondong-bondong membuat dan menghadiri sejumlah pertunjukan seni.

BACA JUGA  4 Rekomendasi Kegiatan Sosial Bersama Anak di Bulan Ramadhan

Nantinya, umat muslim di sana akan menyaksikan pementasan seni pembacaan puisi, parade musik, tari, dan lainnya.

Ziarah Makam Leluhur di China

Tradisi Lebaran satu ini menjadi unik karena ziarah yang didatangi merupakan makam yang bersejarah. Makam leluhur yang dikunjungi merupakan makam ratusan ribu muslim yang tewas selama Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan.

Tradisi ini dilakukan umat Muslim di China. Umat Muslim di China melakukan tradisi satu ini sebagai sebagai penghormatan kepada para leluhur sesama muslim.

Selain itu, saat Lebaran di China, para pria Muslim di sana mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara para wanita akan mengenakan baju hangat dan kerudung setengah tertutup.

Pekan Raya Multikultural di Australia

Meski terbilang minoritas, tradisi saat Lebaran di Australia tidak kalah menarik. Saat Lebaran, umat Muslim, akan diberikan akses menggunakan jalan umun oleh pemerintah untuk melaksanakan salat Ied.

Tak hanya itu, umat Muslim sewaktu Lebaran membuat Pekan Raya Multikultural. Acara ini nantinya dijejali ratusan kios yang menjual berbagai jajanan khas negara Australia.

Chand Raat di India

Chand Raat adalah tradisi Lebaran menghiasi tangan menggunakan henna dengan berbagai pola cantik. Namun, Chand Raat hanya ditujukan bagi perempuan Muslim.

Dalam pelaksanaan Chand Raat ini, akan dilakukan pada malam hari terakhir Ramadan. Selain itu, tradisi Lebaran lain yang dilaksanakan umat Muslim di India adalah bertukar makanan manis serta menyantap berbagai sajian khas Lebaran seperti Servai dan Sheer Kurma sebagai hidangan penutup.

Mesir

Mesir memiliki tiga hari khusus untuk merayakan lebaran. Sama dengan tradisi lebaran di negara-negara lainnnya, di hari pertama masyarakat Mesir juga merayakannya dengan silaturahim. Tapi ada yang sedikit berbeda, kalau di negara Mesir mereka hanya melakukan silaturahim dengan keluarga saja, tidak dengan tetangga di sekitar tempat tinggal. Biasanya mereka akan berkumpul bersama keluarga di taman kota sambil membawa dan memakan hidangan khas lebaran, yaitu Ranja, makanan yang terbuat dari ikan asin dan acara. Sementara hari kedua dan ketiga, orang-orang akan berlibur dengan mengunjungi taman bermain (theme park), bioskop, atau pantai.

BACA JUGA  Tradisi Menyambut Ramadhan di Berbagai Negara

Amerika Serikat

Jika di Indonesia penentuan 1 Syawal dilakukan lewat sidang Isbat, maka beda halnya dengan negara Amerika Serikat. Penetapan 1 Syawal di sana adalah melalui kerabat mereka dengan sambungan telepon atau email. Salah satu yang mempengaruhi penetapan tersebut adalah perhitungan bulan para ilmuwan, khususnya Badan Antariksa AS (NASA). Dari situs moonsighting.com ini, terlihat bahwa mereka bahkan sudah melakukan perhitungan hingga tahun 2035.

Dengan mengetahui lebih awal beberapa hari sebelumnya, warga AS bisa mempersiapkan Iedul Fitri lebih awal. Mengingat di sana, Iedul Fitri bukan merupakan hari libur nasional. Jadi persiapan shalat Ied, termasuk mencari dan menyewa ruangan berkapasitas 2000-3000 orang.

Uniknya lagi, karena mayoritas umat muslim di sana merupakan imigran, maka pakaian yang akan dikenakan bervariasi dan berwarna-warni sesuai dengan negara asal para imigran, misalnya pakaian Kurta oleh mereka yang berasal dari Pakistan. Jika 1 Syawal berlangsung pada musim dingin, tentu para jamaah di sana shalat Ied Fitri sembari mengenakan jaket.

Afrika Selatan

Setiap tahunnya, penduduk muslim Afrika Selatan (persentasenya hanya 1.7% dari seluruh penduduk) akan berkumpul di Green Point, Cape Town untuk menyaksikan malam terakhir Ramadhan dengan berkumpul bersama kerabat sambil berbuka puasa. Setelah Magrib, biasanya akan diumumkan datangnya hari raya Iedul Fitri dan masyarakat berkesempatan untuk melaksanakan shalat Ied dan dilanjutkan dengan berkunjung ke rumah saudara.

Green Point sendiri adalah distrik rekreasi populer yang didominasi dengan taman bernama sama, dengan danau, jalur joging, labirin tanaman, dan taman keanekaragaman hayati yang ditanam dengan flora asli. Taman ini juga merupakan lokasi Cape Town Stadium, arena olahraga dan konser yang indah dengan tur. Bar espresso, restoran Italia, dan kedai burger memadati Main Road. Ada restoran steak dan tempat makan ikan di dekat Sea Point Promenade. (sumber: maps.google.com)

BACA JUGA  Tips Persiapan Arus Balik Lebaran

Referensi:

  • https://www.detik.com/sumut/berita/d-6673437/tradisi-unik-rayakan-lebaran-di-berbagai-negara.
  • https://www.voaindonesia.com/a/penentuan-1-syawal-di-amerika-/3402914.html

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.