baby sleeping on white cotton
Photo by Pixabay on Pexels.com

Ketika ayah-bunda baru saja mengalami proses kelahiran, bayi susah tidur dan baru terlelap menjelang pagi hari. Proses adaptasi di awal kelahirannya, membuat bayi belum bisa membedakan siang dan malam.

Jika pola tidur ini tidak kunjung dilatih, kebiasaan bayi susah tidur di malam hari ini bisa mengganggu istirahat ayah-bunda. Tak jarang, hal ini membuat bunda baru menjadi sangat keleahan di awal-awal kelahiran bayi.

Selain itu, tidur yang cukup merupakan salah satu faktor penting agar tumbuh kembang bayi bisa optimal. Lalu bagaimana caranya agar bayi baru lahir tidak susah tidur di malam hari?

Dikutip dari Mayo Clinic, pada bayi baru lahir, tidur adalah aktivitas utama bagi otaknya. Bayi menghabiskan sekitar separuh waktunya untuk tidur dalam tahap mimpi, yang disebut tidur REM (Rapid Eye Movement). Tahap tersebut terkait dengan aktivitas otak, seperti memori, fungsi sistem saraf, dan pengendalian diri.

Akan tetapi, bayi baru lahir belum mengenal perbedaan waktu siang dan malam. Jadi, mereka tidur dan bangun sesuai jadwal mereka sendiri. Namun bukan berarti bunda tidak dapat mulai membentuk kebiasaan tidur malam, ya.

Jam Tidur Ideal Bayi Baru Lahir

Berbeda dengan orang dewasa, bayi membutuhkan waktu tidur sesuai dengan usianya. Pada bayi baru lahir, mereka juga masih dalam proses adaptasi sehingga masih perlu bantuan untuk membuat jam tidurnya lebih konsisten.

BACA JUGA  Tentang Pahala Puasa Setengah Hari bagi Anak Kecil

Sebagian besar bayi yang baru lahir banyak tertidur daripada terjaga. Total tidur harian mereka bervariasi, tetapi seorang bayi bisa tidur selama 8 jam hingga 16 atau 18 jam. Bayi akan terbangun di malam hari karena perlu diberi ASI.

Mencegah Bayi Susah Tidur di Malam Hari

Pastikan Bayi dalam Kondisi Nyaman

Dikutip dari What to Expect, pastikan lingkungan sekitar bayi lebih kondusif untu tidur. Termasuk memastikan bayi sudah memakai popok yang bersih dan kering, suhu kamarnya tepat, dan tidak mengenakan pakaian yang membuat si bayi merasa kepanasan.

Jangan lupa pastikan untuk menghindarkan si bayi dari cahaya atau suara yang mengganggu. Sebaiknya, lampu kamar dimatikan supaya bayi tidak terbangun.

Kenalkan Siang dan Malam

Rasa kantuk didorong oleh pelepasan hormon melatonin yang membuat seseorang tidur di saat gelap.

Mengutip dari laman Today’s Parent, bayi yang sering susah tidur berkaitan dengan jumlah waktu tidur siang mereka. Tidur siang yang terlalu lama bisa menyebabkan jam tidur malamnya berkurang.

Buat Rutinitas Jelang Waktu Tidur

Rutinitas waktu tidur tidak hanya akan membantu bayi masuk ke mode relaksasi, tetapi juga sebagai pengalaman bonding antara anak dengan ayah-bunda.

Ini merupakan strategi yang mudah agar anak mendapatkan tidur yang berkualitas. Meskipun mengajarkan rutinitas tidur pada bayi membutuhkan waktu, strategi ini akan sangat berguna untuk jangka panjang.

Termasuk seperti berganti pakai tidur, membuat suasana kamar jadi lebih tenang dan sejuk, serta tidak lagi mengajaknya bercanda berlebihan.

Amati Kode Mengantuk Si Kecil

Letakkan bayi di tempat tidurnya dalam keadaan mengantuk, tetapi masih terjaga. Saat bunda melihat tanda-tanda kelelahan, seperti bayi sering mengucek mata, pergilarh ke kamar tidur. Menidurkan bayi yang mengantuk membantu menghubungkannya dengan proses tertidur.

BACA JUGA  Bukan Pendidikan yang Mahal yang Menjadikan Anak Sukses, Tetapi Keterampilan Ini

Ingatlah untuk menidurkan bayi baru lahir dalam posisi telentang, kecuali ada anjuran lain yang diberikan oleh dokter. Jangan lupa pastikan tempat tidur bayi bebas dari benda-benda yang berisiko menganggu jalan napasnya, seperti selimut atau boneka.

Konsisten pada Jadwal Tidur

Konsisten adalah kunci bagi bayi dalam hal mengatur jadwal tidur yang sangat penting dalam pengaturan jam internal seseorang, termasuk bayi baru lahir yang sedang belajar mengenal siang dan malam.

Jadwal tidur yang konsisten akan membuat bayi mengantuk dan tertidur di sekitar waktu yang sama setiap harinya, ayah-bunda. Jika jadwal tidurnya terus berubah, mereka tidak tahu kapan waktu yang tepat untuk tidur.

Beri Makan Sepenuhnya Sepanjang Hari

Menyusu secara penuh di siang hari dan sebelum tidur dapat membantu mencegah si bayi lapar di tengah malam.

Pertimbangkan Dot

Jika ayah-bunda kesulitan untuk menenangkan dan menidurkan bayi, dot mungkin bisa membantu. Dan penelitian menunjukkan bahwa menggunakan dot saat tidur membantu mengurangi risiko SIDS (sudden infant death syndrom).

Baca Juga: Konten Pengasuhan lainnya dari Awal Cemerlang.

Penutup

Tidur tidak hanya penting untuk orang dewasa, tetapi juga pada bayi. Masalahnya, bayi belum bisa membedakan siang dengan malam, sehingga bisa saja bayi susah tidur di malam hari tetapi malah tidur di siang hari. Solusinya, ayah-bunda perlu membangun kebiasaan tidur yang tepat untuk si bayi, yaitu tidur di malam hari.

Referensi:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.